banner 728x250

Solidaritas Wartawan Kecam Kekerasan Terhadap Insan Pers di Bukittinggi

  • Bagikan
Solidaritas Wartawan Kecam Kekerasan Terhadap Insan Pers di Bukittinggi
banner 468x60

BUKITTINGGI, MEDGO.ID — Tak terima dengan kekerasan Verbal yang menimpa Fadly Reza yang merupakan salah satu wartawan di Kota Bukittinggi, Puluhan Wartawan yang tergabung dalam Solidaritas Wartawan Bukittinggi turun ke Depan Gedung DPRD Kota Bukittinggi Selasa (08/12) pagi, untuk menunjukkan sikap menolak dan mengecam perbuatan Rusdi Nurman yang merupakan Wakil Ketua DPRD kota Bukittinggi dan sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bukittinggi yang terjadi Sabtu (5/12) lalu, di Jalan Minangkabau di Kota Bukittinggi.

Isi Orasi Aksi Solidaritas Wartawan Bukittinggi
Isi Orasi Aksi Solidaritas Wartawan Bukittinggi

Dalam Orasinya,Rizky Rajo Intan mewakili seluruh Wartawan yang hadir menuntut Rusdi Nurman untuk meminta maaf secara langsung melalui 30 media massa. Dalam perbuatannya Rusdi Nurman diduga terlalu berani untuk mengangkangi UU Pokok Pers (Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999), karena telah bersikap arogan melakukan sanggahan dan melontarkan kata-kata yang tidak mendasar saat wawancara tengah berlangsung, lalu menuduh wartawan menulis tanpa data dan fakta serta melontarkan ancaman verbal kepada Wartawan.

banner 336x280

Saat dikonfirmasi kepada beberapa awak media dan Fadly Reza sendiri, Fadly Pun menunjukkan sikap yakin dan santai sambil memperagakan surat pernyataan sikap Menolak kekerasan terhadap pers yang di tandatangani oleh seluruh anggota solidaritas wartawan yang hadir kepada Medgo.id, yang tembusannya akan dikirimkan langsung kepada ketua DPP Partai Demokrat di Jakarta, Ketua Dewan Pers di Jakarta serta Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Bukittinggi.

Fadly Reza, Wartawan Bakaba.co yang mendapat ancaman verbal dari wakil ketua DPRD Bukittinggi
Fadly Reza, Wartawan Bakaba.co yang mendapat ancaman verbal dari wakil ketua DPRD Bukittinggi

Fadly pun menyayangkan insiden sabtu lalu yang mencoreng jiwa korsa insan pers tersebut dan memberi tahu public bahwasanya wartawan pun dilindungi Undang-Undang dan mempunyai kode etik sendiri. “ harusnya jika nanti ada pihak-pihak yang merasa di rugikan, pihak tersebut bisa untuk melaporkan wartawan tersebut atau meminta hak jawab, jangan main ancam seperti ini”, ungkapnya mengakhiri wawancara dengan medgo.id .(Rahmi)

Editor : Surya Hadinata

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *