Pertama di Indonesia Olahraga Gantole Menjadi Ekstra Kurikuler di Sekolah

  • Bagikan
Gantole untuk masuk menjadi ekstra kurikuler baru.

Solok Selatan, (MEDGO.ID) – Solok Selatan sering disebut sebagai kabupaten yang memiliki objek wisata alam yang beragam, selain itu bukan hanya wisatanya saja yang menjadi sorotan, namun olahraga di Kabupaten Solok Selatan merupakan suatu kesatuan yang berkaitan dengan pariwisata yang patut diapresiasi.

Melalui Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), sebuah organisasi olahraga dirgantara FASI Solok Selatan yang di ketuai oleh Bapak Syamsuria, S.Pd., M.M mencoba mengali potensi daerah tersebut dengan merangkul generasi muda yang akan menjadi atlet penerus untuk masa yang akan datang.

Beliau bersama jajarannya berupaya untuk memperkenalkan FASI Solok Selatan di masyarakat melalui kerjasamanya dengan pemerintah, swasta dan masyarakat, dengan melakukan penataan ulang di dalam maupun diluar organisasi.

Sudah berjalan satu tahun program Paragliding go to school atau paralayang masuk sekolah menjadi ekskul di SMAN 6 Solok Selatan, ini merupakan satu-satunya ekstra kurikuler paralayang yang masuk ke ranah sekolah di tingkat SLTA, dan sudah mencetak atlet sebanyak 7 orang yang telah mengikuti PL1, tak lama lagi akan menyusul 8 orang atlet dalam waktu dekat.

Olahraga gantole berada di kawasan SMAN 3 Solok Selatan

Tidak berhenti disana, saat ini FASI tengah mempersiapkan olahraga Gantole untuk masuk menjadi ekstra kurikuler baru. Layang Gantung atau Gantolle adalah salah satu olahraga angin, olahraga rekreasi atau kompetitif yang berhubungan dekat dengan gliding, tetapi menggunakan pesawat yang lebih sederhana yang kadang kala hanya terdiri dari sayap kain yang berangka-metal. Pilot berada di sebuah harness yang menggantung dari kerangka sayap dan melakukan kontrol dengan menggerakan badan terhadap rangka segitiga yang menempel di kerangka utama. Saat ini gantole dipusatkan di SMKN 3 Solok Selatan dibawah komando Bapak Rifdanilson, S.Pd., M.M

“Sebagai kepala sekolah, ini merupakan langkah awal dari pengembangan olahraga Digantara Di Solok Selatan, kedepan kami berupaya agar setiap sekolah dapat menjalankan dan mengembangkan Ekstrakurikuler di tingkat SLTA di Solok Selatan”, ujar bapak Syamsuria, S.Pd., M.M selaku Ketua FASI Solok Selatan

Olahraga masuk sekolah ini dijadikan sebagai wadah penjaringan atlet Solok Selatan untuk kedepannya, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari KONI Solok Selatan, dan pemerintah daerah seperti DPDR Solok Selatan, DPRD Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, beserta dinas terkait lainnya seperti dinas Pariwisata.

“Dengan adanya ekstrakurikuler Paralayang dan Gantole maka kedepan sudah ada calon-calon atlet yang dipersiapkan di sekolah, yang selama ini menjadi krisis akan atlet lokal, berharap semoga atlet-atlet di Solok Selatan dapat berbicara di tingkat nasional maupun internasional”, tambah pengurus FASI Eko Irawan selaku Wakil Ketua Umum 2 Koni Solok Selatan.

Sebagai tambahan informasi bahwa sekarang sedang dilakukan pembuatan jalan menuju venue paralayang dan gantole di daerah Lubuk Alau, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan.(Ayu)

Editor : Surya Hadinata

  • Bagikan
Exit mobile version