PSBB Sumbar di Perbatasan Agam-Tanah Datar Masih Berjalan Kondusif di H+6

  • Bagikan
Situasi Perbatasan Agam -Tanah Datar saat PSBB Sumbar

Agam (MEDGO.ID) – Pandemi Covid-19 tidak asing lagi dalam pandangan masyarakat Indonesia, yang mana Covid-19 seperti yang di beritakan di seluruh dunia ini telah merenggut 150.000 jiwa, sekarang tidak hanya nyawa, psikologi masyarakat, ekonomi maupun sosialisasi masyarakat pun juga akan menerima dampaknya.

Maka untuk menghentikan penyebaran mata rantai Covid-19, Pemprov Sumatra Barat pun mencoba untuk menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) seperti yang telah di lakukan oleh beberapa Provinsi lainnya, yang sudah efektif dijalankan semenjak hari Rabu (22/04) sampai hari Selasa (05/05).

Ali Akbar, Koordinator Pengawasan PSBB Kabupaten Agam-Tanah Datar

“Selama enam hari berjalannya PSBB, di pantau dari daerah perbatasan Tanah Datar dan kabupaten Agam, masyarakat mematuhi peraturan dengan memakai masker, namun ada beberapa yang melanggar maka mereka dinasehati, jika pada saat itu tidak membawa masker maka diperintahkan untuk membeli masker”. Ujar Ali Akbar yang bertugas sebagai Koordinator Pos Perbatasan Kabupaten Agam – Kabupaten Tanah Datar.

Selama diberlakukan PSBB, perbatasan tersebut masih dilalui oleh masyarakat yang berasal dari solok, Dharmasraya dengan tujuan Pasaman, maupun yang bersal dari Lubuk Sikaping yang menggunakan Mobil pribadi.

Pemeriksaan yang dilakukan tepatnya pada hari Senin (27/04) di perbatasan kabupaten Tanah Datar dan Agam, membuahkan hasil yang baik, karena tidak didapati satupun pengendara dan pengemudi serta penumpangnya yang bisa di kategorikan sebagai ODP (Orang Dalam Pantauan) Covid-19, PDP (Pasien dengan Pengawasan), maupun suspek (positif terkena Covid-19), karena suhu badan yang menunjukkan batas normal.

Bertepatan pula dengan bulan Ramadhan, PSBB pun tidak mengurangi minat para pedagang untuk berjualan menu buka puasa, hanya saja dibedakan tatanan tempat pedagang, karena petugas yang tergabung dalam Satuan Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 mengawasi Pedagang dan pembeli yang harus mematuhi peraturan dengan menjaga jarak 1 (satu) meter.

Pemerintah menghimbau masyarakat Sumatra Barat untuk tetap tertib selama PSBB ini dengan cara mematuhi setiap perintah yang telah ditetapkan oleh pemerintah, dengan selalu menjaga kebersihan, tidak berkumpul, menjaga jarak, memakai masker saat keluar rumah dan tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak. (Rahmi)

Editor : Surya Hadinata

  • Bagikan
Exit mobile version