banner 728x250

Pemko Pariaman Sosialisasikan Vaksin Covid-19 Pada Masyarakat

  • Bagikan
Kepala Bidang Pencegahan dan pengendalian penyakit Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Rio Arisandi
banner 468x60

PARIAMAN, MEDGO.ID – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman mulai menyosialisasikan Vaksin COVID-19 kepada warga setempat, guna menyukseskan program vaksinasi pada 2021 untuk menghentikan penyebaran virus tersebut di Kota Pariaman, Sumatera Barat, jumat (18/12).

“Tahun 2021 kita akan menlaksanakan vaksin sehingga kami mulai menyosialisasikan terkait manfaat vaksin kepada masyarakat”, kata Kepala Bidang Pencegahan dan pengendalian penyakit Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Rio Arisandi di Pariaman.

banner 336x280

Ia menyampaikan pada saat sosialisasi pihaknya menemukan manfaat vaksin tersebut untuk mengatasi penyebaran COVID-19 sehingga warga dapat beraktivitas seperti biasanya.

“Jika tidak ingin di vaksin maka kita akan menjalankan fase-fase seperti ini terus, pembatasan bersosialisasi berskala besar kembali dan terus menggunakan masker”, katanya.

Ia menyebutkan untuk tahap pertama yang akan di vaksin tersebut yaitu tenaga kesehatan, TNI dan Polri, serta petugas anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta Satuan Polisi Pamong Praja dan pemadam Kebakaran. Selain itu, yang mendapatkan vaksin pertama dikelompok masyarakat yaitu warga yang telah terdaftar di Bidan Penyelenggara Jaminan Sosial yang iurannya dibayar pemerintah.

“Itu adalah golongan pertama atau 30 persen yang akan mendapatkan vaksin tahap pertama, lalu dilanjutkan kepada masyarakat dengan usia produktif 18 sampai 59 tahun”, ujarnya.

Meskipun pihaknya telah mulai menyosialisasikan penggunaan vaksin COVID-19 kepada warga setempat namun dirinya belum bisa memastikan kapan kegiatan vaksinasi di Pariaman dilakukan karena masih menunggu petunjuk.

“Yang jelas Pemerintah pada 2021 memfokuskan vaksinasi untuk mencegah penyebaran COVID-19”, kata dia.

Ia menyebut angka kesembuhan warga Kota Pariaman 443 orang sembuh dari 481 warga yang dinyatakan positif terpapar virus tersebut, sedangkan yang meninggal 16 orang, saat ini jumlah warga positif COVID-19 22 orang dengan rincian menjalani perawatan di Rumah Sakit hingga mencapai 10 orang, isolasi di fasilitas Daerah 5 orang dan isolasi mandiri 7 orang.

Ia mengatakan, meskipun angka kesembuhan tinggi namun Pariaman yang sebelumnya berada pada zona kuning kini kembali ke zona orange sehingga pihaknya meminta warga untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan.(Lili)

Editor : Surya Hadinata

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *