banner 728x250

Oknum ASN Digrebek Istri Saat Mantap-mantap di Hotel

  • Bagikan
Ilustrasi : Oknum ASN Digrebek Istri Saat Mantap-mantap di Hotel
banner 468x60

PASAMAN BARAT, MEDGO.ID—Seorang Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berinisial AM (56)  digerebek oleh  istri beserta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), karena telah diduga berbuat mesum di salah satu Hotel di Pasaman Barat.

Penggerebekan yang dilakukan pada Sabtu (16/01) lalu sekitar pukul (00.30) WIB. Namun baru bisa diekspos saat ini karena pihaknya memeriksa dan memanggil saksi dan pihak lainnya.

banner 336x280

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pasaman Barat Abdi Surya didampingi Kepala Bidang Perundang-Undangan Saparuddin di Pasaman mengatakan, “Benar, kami bersama istrinya yang sah memergoki yang bersangkutan di kamar hotel diduga berbuat mesum dengan seorang perempuan, yang bersangkutan merupakan seorang ASN pada Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas PU Provinsi Sumbar. Ungkapnya, Selasa (19/01).

Peristiwa penggerebekan itu berawal pada saat istri pelaku inisial MSDA (54) membuntuti suaminya dari Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman dan langsung  melaporkan ke Satpol PP Pasaman Barat bahwa ada indikasi suaminya melakukan perbuatan tak senonoh dengan wanita lain di hotel.

Mendapati laporan tersebut pihak dari Satpol PP dan istri yang bersangkutan turun ke lokasi malam itu juga.

Pada saat penggerebekan dilakukan ternyata keduanya sama – sama tidak memakai busana. Untuk mengelabui petugas AM mengeluarkan sehelai kertas yang bertuliskan Surat Nikah, namun setelah petugas memeriksa surat itu ternyata surat itu palsu, tidak tau siapa yang mengeluarkan surat palsu tersebut. AM tidak berkutik lagi karena saat penggerebekan itu di hadiri oleh istri sah nya.

AM dan istri sahnya si panggil oleh Satpol PP pada Senin (18/01) untuk membuat surat perjanjian agar tidak mengulangi perbuatan yang tidak senonoh yang ia lakukan itu, namun AM menolak untuk menandatangani surat itu.

“Saya tidak mau membuat surat perjanjian terserah sajalah, apa yang akan terjadi”, kata AM di depan petugas Satpol PP.

Abdi Surya saat menyesalkan sikap AM seorang ASN yang bersikap demikian, karena menyangkut moral seorang PNS yang seharusnya menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat.

Pihaknya akan meneruskan hasil penggerebekan tersebut kepada atasan yang bersangkutan di PSDA Dinas PU Provinsi Sumbar.

Ia menjelaskan sesuai Peraturan Daerah No 13 tahun 2018 tentang perubahan Perda No 9 Tahun 2017 tentang Keamanan dan Ketertiban Umum yang dialamnya terdapat aturan pemberantasan maksiat dan penyakit masyarakat Satpol PP, berkewajiban untuk memberantas maksiat di Pasaman Barat dan ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas laporan dan dukungan atas pemberantasan penyakit masyarakat di Pasaman Barat. (Achi)

Editor : Surya Hadinata

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *