banner 728x250

Masuki Era New Normal Menjadi Semangat Baru Pengusaha Cafe Agam

  • Bagikan
Tampilan depan cafe D&D
banner 468x60

Agam (MEDGO.ID) – Masyarakat kembali membuka lembaran baru setelah beberapa bulan terakhir terdampak Pandemi Covid-19, warga berbondong-bondong memperbaharui hidup demi menata masa depan yang lebih baik dari sebelumnya, setelah melewati masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Tidak ada bedanya dengan yang dilakukan oleh seorang pemilik cafe yang beralamat di Jalan Raya Kapas Panji Taluak Ampek Suku, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam. Didi selaku pemiliki cafe mengatakan “Di ubahnya dekorasi cafe terinspirasi dari New Normal sendiri, serta bentuk cafe pun dilkukan perubahan, hal tersebut justru berdampak positif terhadap cafe”.

banner 336x280

Dari awal berdiri, cafe yang dikenal khalayak sebagai Cafe D&D ini manampilkan dekorasi tradisional daerah, seperti yang terlihat di seluruh ruangan cafe menampilkan banyak pesona baresta, dekorasi yang diakomodir sesuai dengan selera anak muda, seperti penampilan musik, hidangan kopi dan hal lain-lain yang masih bernuansa tradisional. Alasan didekor dengan nuansa kopi ini pun agar para anak muda bisa berkarya dan menuangkan inspirasinya melalui bahan kopi.

Didi pemilik cafe D&D yang beralamat di Kapas Panji

Dari tekstur bangunannya sendiri di kemas dengan suasana yang menampilkan arti bahwa ini merupakan sebuah hasil karya seni. Kalau dilihat dari segi menu tidak jauh beda dengan cafe yang lain, hanya saja menampilkan nuansa tradisional dengan menampilkan corak regge.

Di cafe ini juga menyediakan menu sarapan pagi seperti, lontong nasi uduk dan lain sebagainya. Juga menu yang menjadi favorit pelanggan di cafe panji ini ialah kopi, karena suasana yang sangat mendukung untuk duduk santai sambil menikmati nikmatnya aroma Kopi.

Jika dilihat dari segi entertaiment, cafe ini menyediakan sarana untuk bernyanyi demi memeriahkan suasana cafe, di tambahkan rege musik yang di tampilkan oleh tiap-tiap komunitas ataupun personal yang ingin menyumbangkan suara emasnya di atas panggung yang telah disediakan.

“Keadaan cafe sendiri saat dilakukan PSBB sempat tutup 2 (dua) bulan, dengan memasuki era New Normal nampaknya ada angin segar bagi cafe, mungkin bisa jadi karena masyarakat sudah terlalu lama berdiam diri dirumah sehingganya ada keinginan untuk pergi mencari angin segar keluar”. Tukas Didi.

“Semoga pandemi ini cepat berakhir agar situasi ekonomi membaik, dan kita juga punya cita-cita suatu saat cafe ini menjadi tempat perkumpulan para komunitas seni”. Tukasnya lagi sembari mengakhiri wawancara dengan medgo.id. (Rahmi)

Editor : Surya Hadinata

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *