Lima Tersangka Pengeroyokan TNI Segera Masuk Kandang Situmbin

319
Lima Tersangka Pengeroyokan TNI Segera Masuk Kandang Situmbin

BUKITTINGGI, MEDGO.ID — Berkaitan tentang kasus penganiayaan terhadap dua anggota TNI oleh lima tersangka moge Harley Owners Groub (HOG) pada Jumat (30/10) yang terjadi di Simpang Tarok Dipo, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi.

Sebagai dasar adanya laporan polisi No Laporan LP/253/K/X/2020 Spkt-Res Bkt, dalam perkara tindak penganiayaan secara bersama-sama, dengan modus operandi tidak terima ditegur oleh korban Serda Mistari dan Serda Yusuf, pelaku melakukan penganiayaan secara bersama-sama.

Kasat Reskrim Polres Bukittinggi.

“Ini tindak pidana, bukan delik aduan, kalau delik aduan bisa dicabut, namun tindak pidana tidak!”, ucap Kasat Reskrim Akp Chairul.

Awal mulanya sekitar pukul 16.40 WIB kedua korban bergoncengan mengunakan sepeda motor beat, dari kejauhan terdengan suara sirine mobil patwal Polres Bukittinggi, mendengar itu kedua korban langsung meminggirkan kendaraannya.

BACA JUGA  Korban Jatuh di Kelok  9, Bukan Percobaan Bunuh Diri

Setelah rombongan selesai melintas, Serda Yusuf langsung melanjutkan perjalanan ke Makodim, namun dari belakang beberapa motor yang terpisah dari rombongan HOG mengeber motornya hingga kedua kedua korban hampir terjatuh.

Kemudian Serda Yusuf mengejar moge Harley Davidson hingga di Simpang Tarok, sempat terjadi Cek-Cok antara tersangka dan korban sampai memancing keributan yang berujung pidana penganiayaan.

BACA JUGA  Korban Jatuh di Kelok  9, Bukan Percobaan Bunuh Diri

Ada lima tersangka adalah BS (16), MS (49), HS (48), JD (26), dan TR (33). Salah satu dari kelima tersangka merupakan ketua dari moge HOG tersebut.

Barang Bukti (BB) yang diamankan pihak kepolisian berupa helm masing-pemilik, sepatu, celana, dan rompi.

Rombongan terdiri dari 24 motor, diantaranya 21 bermerk Harley Davidson, dan tiga motor lainnya bermerk lain.

BACA JUGA  Korban Jatuh di Kelok  9, Bukan Percobaan Bunuh Diri
Kapolres Bukittinggi Akbp Dody Prawiranegara, S.H., S.I.K., M.H. Sabtu (07/11).

“Jadi kendaraan itu berjumlah 24, terdiri dari 21 Harley Davidson, 2 Yamaha Xmax, dan satu lagi KTM 1200”, Kapolres Bukittinggi Akbp Dody Prawiranegara, S.H., S.I.K., M.H. Sabtu (07/11).

Saat ini, status kendaraan yaitu dititip dikantor kepolisian, kecuali lima kendaraan yang dicurigai tidak memiliki surat lengkap. Namun dari penyelidikan motor kelima tersangka tidak termasuk kedalam barang bukti. Sampai hari ini kelima tersangka yang berasal dari Bandung Jawa Barat tersebut sudah diamankan di rutan Polres Bukittinggi. (Ayu)

Editor : Surya Hadinata

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here