banner 728x250

Komentar Miring Tentang Operasi Yustisi, Seorang Pemuda Dijerat UU ITE

  • Bagikan
Ilustrasi : Ujaran Kebencian Tentang Operasi Yustisi, Pria 23 Tahun Di Padang Jadi Tersangka
banner 468x60

PADANG, MEDGO.ID – Polresta Padang menetapkan tersangka berinisial GN (23) yang di tangkap pada Rabu (02/12) terlibat kasus ujaran kebencian di media media sosial lantaran protes tentang operasi yustisi dalam rangka menekan penyebaran Covid-19.

“Sudah ditetapkan tersangka, dia dijerat undang-undang ITE pasal 27 dengan ancaman hukumannya empat tahun penjara”, kata Kompol Rico Fernanda selaku Kasat Reskrim Polresta Padang, Kamis (03/12).

banner 336x280

Rico mengungkapkan ujaran kebencian yang dilakukan tersangka berupa komentar pada akun Instagram Polresta Padang. Postingan tersebut berupa operasi yustisi yang dilaksanakan untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Dia memberikan tanggapan yang mengatakan operasi yustisi yang digelar pemerintah ini pilih-pilih dan covid-19 tidak ada dan Tersangka juga membandingkan kenapa ada operasi yustisi, sedangkan Pilkada tetap dilaksanakan”, ujarnya.

Ia juga menjelaskan, tersangka juga berkata kasar dan kotor terhadap pemerintah dan tidak setuju penerapan masker dan juga tidak menggunakan masker selama pemerintah tetap melaksanakan Pilkada Mendatang.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang ITE pasal 27 tentang Perbuatan Yang Dilarang dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.(Asep)

Editor : Surya Hadinata

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *