banner 728x250

Dapat Pengakuan Dari BKSDA Agam, Nagari Baringin Peduli Satwa Liar

  • Bagikan
Dapat Pengakuan Dari BKSDA Agam, Nagari Baringin Peduli Satwa Liar
banner 468x60

AGAM, MEDGO.ID – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA ) Agam, mengakui Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, sebagai desa adat pertama di Provinsi Sumatera Barat yang mengatur perlindungan satwa liar dalam mengantisipasi kepunahan hewan-hewan langka.

“Belum ada nagari di Sumbar yang mengatur perlindungan satwa liar dan ini satu-satunya di Sumbar, karena hanya ada di pulau jawa”. Ujar Ade Putra selaku ketua BKSDA Resor Agam, Rabu (2/12).

banner 336x280

Diketahui bawah Bamus Baringin yang diketahui berjumlah empat orang telah melakukan Konsultasi Ke BKSDA setempat pada, Selasa (01/12). Bahkan Ade ikut memberikan apresiasi kepada Bamus dan pemerintah Nagari yang telah menyusun Perna dalam melindungi satwa jenis burung-burungan dan mamalia.

Tidak sampai disitu, untuk kedepannya BKSDA akan mengiri Nagari lainnya untuk membentuk Perna tersebut agar satwa yang terancam punah dapat dilestarikan kembali sehingga habitatnya masih tetap bisa terjaga dan berkembang.

“Jangan sampai burung dan satwa lainnya tidak ada lagi di Baringin beberapa tahun kedepan, untuk itu kami membuat regulasi dalam menjaga kelestarian satwa itu”. Tukas Asbul Khatik Marajo selaku ketua Bamus Baringin yang juga ikut serta dalam menambahkan pembuatan perna karena daerah tersebut sering dijadikan lokasi penangkapan burung dan berburu satwa dilindungi.

Perna tersebut akan ditetapkan pada tahun 2021 dan setelah itu sudah bisa diterapkan didaerah dalam melakukan tindakan untuk pengawasan satwa. (Rahmi)

Editor : Surya Hadinata

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *